Rabu, 18 Juni 2008

JIKA

dan jika
goresan gambar mampu lukiskan beragam makna yang ada
akankah sejuta kata takkan lagi berguna ?

dan jika
hembusan angin dan deburan ombak mengombang-ambingkan biduk yang berlayar
akankah rentangan layar dan kayuhan dayung mampu selamatkan semua ?

dan jika
tangisan awan dan teriakan hutan menjadi melodi yang mengiris hati
akankah kita masih tetap menutup mata dan menuntup telinga?

dan jika sorot lembut mata telah membuka beningnya jendela jiwa
akankah hati masih sanggup untuk berdusta ?

dan jika indahnya pesona malam telah sejukkan pancaran sang surya
akankah gemerlip bintang sanggup damaikan kemelut jiwa ?

dan jikasegala salah dan perbedaan telah menampakkan wujudnya yang nyata
yakinkan bahwa cinta mampu memaafkan segalanya
dan pastikan bahwa cinta dapat mempersatukan kita

Masa Lalu x Sekarang x Akan Datang

Hai.. again, yup kembali lagi waktunya untuk menulis, berpikir, dan share setelah beberapa lama disibukkan dengan aktivitas :) Kali ini akan membicarakan tentang Masa Lalu, Masa Sekarang dan Masa Akan datang (sesuai dengan tema diatas). Akan tetapi sebelumnya saya mengingatkan bahwa semua ini bukanlah suatu yang pasti dalam arti boleh saja masing-masing kita tidak setuju bahkan mempunyai definisi sendiri-sendiri, jika tidak berkenan ya maap hehehehhe....ok....peace man.

Past, Present, Future. Jika ketiga kata diatas diartikan dalam bahasa Inggris. Jika melihat itu saya jadi teringat pelajaran waktu sekolah dulu hheehehehe... baiklah langsung kita mulai !!!!

* masa lalu merupakan suatu masa yang telah kita kerjakan dan yang telah kita lalui, baik kita masih merasakan hasil atau dampak dari kejadian masa lalu kita atau tidak.
apapun yang terjadi pada kita dan apapun yang telah kita lakukan, jika sudah terlewat waktunya itu akan menjadi masa lalu kita, tidak peduli sudah lewat 1 tahun yang lalu, 1 bulan yang lalu bahkan 1 menit yang lalu itu adalah masa lalu kita.

jangalah kita terlalu menyesali apa yang terjadi pada waktu itu, baik itu suatu kejadian yang menyenangkan, sesuatu yang indah, bahkansesuatu yang membuat kita kecewa dan marah, karena semua itu adalah masa lalu kita dan sangatlah tidak mungkin kita dapat memutar waktu yang ada untuk kembali kemasa lalu yang kita inginkan.

jika masa lalu kita terlalu manis untuk dilupakan, dmana setiap kali kita mengenang kita akan tertawa sendiri, dan jika kita bercerita tentang masa itu, serasa kita bahagia, terlena hingga terlarut.....Stop..... lebih baik hentikan, kenapa ???karena sekarang kita sudah tidak berada di masa itu, karena semua itu sudah menjadi masa lalu kita.
dan jika masa lalu kita begitu menyakitkan entah karena kita telah dikecewakan oleh seseorang atau karena inilah...karena itulah...dan jika kita mengingat kejadian waktu itu kita akan terbawa emosi, kita akan begitu marah, hingga dendam (woowww....).....Stop... hentikan dan lebih baik lupakan, kenapa ??ya karena sekarang kita sudah tidak berada di masa itu, karena semua itu sudah menjadi masa lalu kita dan bukankah hidup akan jauh lebih indah, lebih ringan dan lebih luas jika kita mampu menghilangkandendam dan amarah karena masa lalu kita ???

kenangan dan masa lalu kita memang tidak akan dengan mudah kita lupakan, karena semua itu pernah menjadi bagian dari diri kita dan bagian dari hidup kita. Dan bukanlah sesuatu yang bijak jika kita terlalu larut akan masa lalu kita hingga melupakan masa depan kita,karena masih banyak yang harus kita pikirkan dan kita kerjakan. kita hanya bisa mengambil apa yang menjadi pembelajaran terbaik dari masa lalu kita.

* masa sekarang merupakan masa yang sedang kita kerjakan, masa yang sedang kita jalani saat ini, suatu masa yang lebih membutuhkan hampir semua resource yang kita miliki, konsentrasi kita, serta tenaga dan pikiran kita, karena masa sekarang akan menentukan apa yang terjadi di masa depan.

* masa depan adalah suatu masa dari kita yang belum pernah terjadi dan belum pernah tersentuh. suatu masa dimana kita hanya bisa berharap dan berusaha di masa sekarang untuk bisa mencapai masa depan kita, baik itu 1 menit yang akan datang, 1 bulan yang akan datang bahkan 1 tahun yang akan datang.
Nah lo.... maksudnya apaan ini, pasti pada bingung semua. begini

masa lalu - masa sekarang - dan masa akan datang adalah suatu urutan waktu yang tidak akan pernah terpisahkan, suatu mata rantai yang akan saling berhubungan. dimana masa lalu kita akan menentukansukses tidaknya kita melewati masa sekarang dengan tidak mengulang semua kesalahan yang terjadi di masa lalu kita. dan masa sekarang akan menentukan sukses atau tidaknya kita meraih dan mengukirmasa depan kita,dimana masa depan kita merupakan suatu misteri buat kita.

suatu perumpamaan :jika saat ini kita sedang berjalan-jalan, dan pada saat melewati sebuah jalan tiba-tiba 'gedubrakk ' kita terjatuh, sakit memang rasa yang kita rasakan saat terjatuh.kemudian beberapa hari kemudian kita kembali jalan-jalan, saat kita akan melewati jalan yang sama maka saat ini kita akan lebih bisa berhati-hati untuk melewati jalan tersebut, karena kenangan masalalu kita yang pernah terjatuh di jalan tersebut, sehingga kita bisa berharap kita tidak akan terjatuh untuk kedua kalinya.

kita harus tahu, paham dan sadar kapan kita harus melihat kebelakang dan bercermin ke masa lalu dan kapan kita harus berfokus ke masa depan.seperti perumpamaan lain, bagaikan seorang yang berkendara, kita harus tahu kapan kita harus melihat kaca spion dan kapan tidak. apa yang akan terjadi jika dalam berkendara kita melulu melihat kebelakang terus melalui kaca spion, ada kalanya kita harus melihat ke belakang dan kapan tidak,dan saat melihat kebelakang melalui kaca spion juga sepintas saja dan tidak terlalu lama.

seperti yang telah diuraikan diatas, bahwa masa lalu kita, kita jadikan sebagai pembelajaran untuk memperbaiki masa depan kita dengan tidak mengulang kesalahan dimasa sekarang.

suatu kalimat yang sangat bijak berbunyi :" LEARN FROM YESTERDAY, LIFE FOR TODAY, AND HOPE FOR TOMORROW"

so.... mampukah kita, mari mencoba ???

Peluang x 100:0 x 50:50

Kembali lagi untuk menulis, merenung, berfikir dan sharing. kali ini akan mencoba menggambarkan suatu peluang kejadian antara 100:0 dan 50:50. tulisan ini terinspirasi saat masih menempuh kuliah.

kejadiannya dimulai saat mengikuti kuliah malam bersama beberapa orang teman satu angkatan. saat kuliah berlangsung kami ( saya beserta 3 orang teman) tidak fokus pada mata kuliah saat itu, kami berdiskusi kecil dan pelan-palan di dalam kelas, entah apa yang kami diskusikan saat itu (kejadian udah beberapa tahuh lalu), yang pasti permasalahan itu sangat menyita perhatian kami. Hingga kuliah berakhir, setelah kami keluar kelas kami pun melanjutkan diskusi dan sedikit berdebat tentang masalah yang sama. Beberapa menit berlalu, gedung tempat kami kuliah pun sudah sangat sepi akan tetapi kami tidak menghiraukannya, seolah-olah kami harus menemukan titik terang dan solusi untuk permasalah kami.

tanpa disengaja, dosen yang tadi mengajar kami kuliah malam ( saya masih ingat beliau adalah bapak dosen yang sudah cukup senior) beliau mendatangi kami dan menanyakan permasalahan apa yang sedang kami perbincangkan hingga melupakan waktu. salah seorang teman mulai bercerita setelah mengumpulkan segenap keberanian. beberapa menit berlalu, bapak dosen tersebut menyimak dengan seksama apa yang diceritakan oleh teman kami. setelah mendengar cerita, dosen tersebut melempar senyuman ke arah kami dan menepuk-nepuk bahu salah satu dari kami, seraya beliau berkata :

" kenapa masalah itu tidak dibicarakan langsung kepada yang bersangkutan ?? masalah nantinya diterima atau tidak bukan suatuyang harus di permasalahkan. kalau kalian tidak berani mengungkapkan, maka peluang kalian adalah 100 : 0. peluang kalian adalah 100% kalian sudah ditolak diawal karena tidak maumenyampaikan, dan 0 % kalian akan mendapatkan solusi,atau kalian tidak akan mendapatkan apa-apa. namun jika kalian mau untuk mengatakannya, maka peluang kalian adalah 50 : 50. peluang kalian 50 % pertanyaan kalian kemungkinan ditolak, dan 50 % pertanyaan kalian akan menemukan jawaban dari yang bersangkutan. jika kita ingin mencari suatu solusi dan jawaban dari masalah ini, bukankan nilai 50 merupakan nilai yang jauh lebih besar dari pada nilai 0 ????? "

bagi saya secara pribadi, apa yang beliau katakan adalah suatu pembelajaran baru.bagaimana dengan para pembaca yang lain, dapatkah kita menemukan suatu pembelajaran barudari apa yang kita baca, kita dengar dan kita lihat ???